Jumat, 01 Januari 2010

Ayah, Bapak, Papa...

cerita ini saya dapatkan dari teman saya, cerita ini sangat menginspirasi saya.
jadi berfikir, kenapa di Indonesia ngga ada hari Bapak.
Padahal beliau juga orang yang berjasa dalam hidup kita.
Tersenyum dan berterimakasihlah kamu yang di anugerahi ayah yang sayang sama kamu.
sebenarnya setiap ayah itu sayang sama anaknya, sama seperti ibu.tapi kebanyakan para ayah tidak langsung mengejawantahkannya. Mereka cenderung lebih memilih untuk diam, yahh...mungkin mereka tidak ingin terlihat tak berwibawa yang kelak dapat membuat anak-anaknya untuk tidak menghormatinya.
Tapi tidak sedikit juga ayah yang langsung tanpa basa-basi menyampaikan perasaannya pada anaknya.
Setlah membaca cerita ini mungkin kalian jadi lebih tau.."how big is your dad's love to you"

berikut ceritanya.

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?


Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa :)

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?



Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..

Kamis, 31 Desember 2009

light meal for late dinner

Tahun baruan dan pertama kali nge blog..
iseng aja siihhh..rencananya cuma mau mamer hasil masakan di tahun baru..
masih pemula bangett, jadi masih butuh belajar banyak.
resep yang pertama saya buat untuk malam tahun baru ini adalah sweet corn cream soup, sebenernya sih resep ini juga banyak beredar, tapi saya membuatnya ala saya sendiri. dengan tidak ada ukuran maupun takaran, semuanya serba menurut saya dan alhasil alhamdulillah semua keluarga menyukainya (ngga tau deh terpaksa atau ngga ;-)).

Bahannya simple
Frozzen corn
sosis sapi
bawang bombay
bawang putih
garam
merica
susu cair
mentega
daun parseli
kaldu ayam (bisa dibuat dari rebusan ceker atau kalo ngga ada bisa menggunakan kaldu blok aja)
* semuanya sesuai selera karena ngga ada takaran,,hehehe...maklum pemula, ngga biasa pake takaran...semua sesuai sama hati aja,hehehe;)
cara membuatanya juga sama kok sama cream soup pasa umumnya.
mentega dicairkan, lalu masukan bawang putih dan bawang bombay. tumis sampai layu.
lalu masukan sosis sapi dan jagungnya tambahkan air secukupnya. masak sampai aga matang.
lalu tuang maizena (larutkan dulu dengan air ya).masukan susu cair sesuai selera aduk sampai mengental dan matang. setelah matang / mendidih taburi dengan parseli cincang.
dan makanan ini lebih lezat lagi jika dilengkapi dengan garlic bread.

bahannya
roti perancis (tapi jangan yang manis ya)
daun parseli cincang
bawang putih
mentega
caranya:
bawang putih (yang sudah dihaluskan), mentega dan daun parseli di aduk jadi satu.
lalu oleskan pada roti perancis yang sudah di potong-potong.
lalu oven dengan suhu 150c dengan waktu 5-10 menit.


heavy meal udah, sekarang tinggal dessertnya.

dessertnya jelly coklat dengan vanila vla.
sebenernya saya menggunakan jelly dengan rasa coklat biar cepet.hehhee...
vlanya juga simple, hanya susu cair dicampur dengan gula pasir dan vanila essence/rum bila suka. Di didihkan dan dinginkan.
sajikan dengan parutan coklat masakdan cerry..hmmm..yummy



semuuaaanya serba simple..
karna waktunya juga simple, saya mulai memasak semua hidangan ini pukul 7 malam dan sendirian..hehhee...so late for dinner, akhirnya makanan ini di hidangkan untuk yang pada nungguin jam 00:00 yang kebetulan pada ngga ada acara.



HAPPY NEW YEAR AND HAPPY MEAL! ;)